<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Anggawijaya's Weblog</title>
	<atom:link href="http://anggawijaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggawijaya.wordpress.com</link>
	<description>I'm trying to acquire an ethical outlook</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 13:05:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anggawijaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Anggawijaya's Weblog</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anggawijaya.wordpress.com/osd.xml" title="Anggawijaya&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://anggawijaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tanda Pria Naksir Wanita</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2012/01/13/tanda-pria-naksir-wanita/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2012/01/13/tanda-pria-naksir-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 13:05:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[bincang]]></category>
		<category><![CDATA[detik]]></category>
		<category><![CDATA[kesempatan]]></category>
		<category><![CDATA[kontak]]></category>
		<category><![CDATA[malah]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[1. Dia membuat kontak mata yang baik. Pria adalah manusia visual, tanpa mengucapkan apapun, mereka akan terus memandangi wanita yang menurut mereka menarik. Hal ini sangat penting karena pria cenderung menghindari kontak mata yang lama secara alami. Ketika Anda sebagai seorang wanita menyadari dia sedang memandangi Anda, Anda cukup memberikan senyum kepadanya. Sementara Anda saling [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=213&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2012/01/17-woman-getting-ready-hotel-bathroom-man-watching.jpg"><img src="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2012/01/17-woman-getting-ready-hotel-bathroom-man-watching.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" title="Man Watching Woman" width="300" height="199" class="aligncenter size-medium wp-image-214" /></a></p>
<p><strong>1. Dia membuat kontak mata yang baik.</strong><br />
Pria adalah manusia visual, tanpa mengucapkan apapun, mereka akan terus memandangi wanita yang menurut mereka menarik. Hal ini sangat penting karena pria cenderung menghindari kontak mata yang lama secara alami. Ketika Anda sebagai seorang wanita menyadari dia sedang memandangi Anda, Anda cukup memberikan senyum kepadanya. Sementara Anda saling berpandangan sekitar beberapa detik, lalu kemudian cepat-cepat ubah arah pandangan Anda. Cara sederhana seperti ini adalah cara untuk mengundangnya datang kepada Anda. Selanjutnya, biarkan si Dia memikirkan cara untuk mendekati anda.</p>
<p><strong>2. Dia akan mendengarkan Anda.</strong><br />
Apakah Anda tahu pria benci kebosanan? Wanita juga tidak menghendaki hal itu, tapi pria sangat membencinya. Tidak ada hal yang lebih membosankan bagi pria selain terjebak dalam percakapan dengan seseorang yang tidak menarik bagi mereka. Jika dia mendengarkan Anda saat Anda bicara mengenai kehidupan Anda lebih dari 5 menit, maka dia tertarik kepada Anda.  Pria selalu mencari wanita yang ingin mendengarkan mereka. Mereka memandang wanita ini adalah wanita yang menarik. Ketika Anda mendengarkan, pastikan untuk sesekali mengadakan kontak mata dengan dia. Tanpa kontak mata, mungkin Anda memang mendengarkannya bicara, tapi Anda akan tampak seperti tidak peduli pada apa yg dibicarakannya.</p>
<p><strong>3. Dia mendekati teman Anda. </strong><br />
Jika pria tahu kalau teman Anda menyukainya, maka pria merasa mempunyai kesempatan yang lebih baik untuk mendekati Anda. Karena itu, jangan merasa terancam kalau Anda melihat pria tersebut berbincang-bincang dgn salah 1 teman wanita Anda. Jika Anda tau dia sedang berbicara dengan teman wanita Anda, jangan dekati mereka cepat-cepat. Malah, jangan dekati mereka sama sekali. Bersikaplah seperti Anda tidak menyadari bahwa mereka sedang bercakap-cakap dan jaga jarak Anda dengan mereka. Saat Anda bersama dengan teman Anda dan jika dia menghampiri kalian, tetaplah di sana agar dia bisa mendekati Anda melalui teman Anda</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=213&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2012/01/13/tanda-pria-naksir-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2012/01/17-woman-getting-ready-hotel-bathroom-man-watching.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Man Watching Woman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Populer Via YouTube</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/04/15/populer-via-youtube/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/04/15/populer-via-youtube/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Apr 2011 17:48:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bona]]></category>
		<category><![CDATA[Briptu Norman Kamaru]]></category>
		<category><![CDATA[keong racun]]></category>
		<category><![CDATA[mendadak artis]]></category>
		<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<category><![CDATA[Shinta Jojo]]></category>
		<category><![CDATA[Udin Sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Tidak perlu goyang gergaji, kawin cerai, atau berpakaian super seksi untuk mengundang kepopuleran. Hanya dengan racikan bakat, percaya diri yang tinggi, kreatif, keberuntungan, dan berani mengunggahnya di YouTube maka seseorang berpeluang untuk menjadi populer layaknya selebritis. Tengok saja beberapa fenomena yang belakangan ini marak mewarnai layar televisi kita saban hari. Sebut saja trio vokal Gamal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=196&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak perlu goyang gergaji, kawin cerai, atau berpakaian super seksi untuk mengundang kepopuleran. Hanya dengan racikan bakat, percaya diri yang tinggi, kreatif, keberuntungan, dan berani mengunggahnya di YouTube maka seseorang berpeluang untuk menjadi populer layaknya selebritis.</p>
<p><a href="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/04/med_0804112119_briptu-norman-kamaru-dilirik-charly-st-12.jpg"><img src="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/04/med_0804112119_briptu-norman-kamaru-dilirik-charly-st-12.jpg?w=497" alt="" title="med_0804112119_briptu-norman-kamaru-dilirik-charly-st-12"   class="aligncenter size-full wp-image-197" /></a></p>
<p>Tengok saja beberapa fenomena yang belakangan ini marak mewarnai layar televisi kita saban hari. Sebut saja trio vokal Gamal Audrey Cantika (GAC), Duo lipsync ‘keong racun’ Shinta dan Jojo, penyanyi remaja Justin Bieber asal Kanada, Bona ‘Gayus’  Paputungan, Udin Sedunia, hingga lipsync ‘ala India’ Briptu Norman Kamaru asal Gorontalo. Ketenaran mereka melejit seiring apresiasi positif masyarakat atas aksi yang mereka tampilkan di YouTube. </p>
<p>Umumnya, fenomena ‘mendadak artis’ ini diakui dilakukan tanpa unsur kesengajaan untuk mencari ketenaran. “Awalnya sih hanya iseng” aku Jojo seperti yang dilansir TempoInteraktif.com. Sedangkan Udin Sualuddin Sedunia mengatakan bahwa tidak menyangka kalau lagunya bisa booming di YouTube.</p>
<p><a href="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/04/briptu-norman-kamaru-masih-belum-mengungguli-download-video-sinta-dan-jojo.jpg"><img src="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/04/briptu-norman-kamaru-masih-belum-mengungguli-download-video-sinta-dan-jojo.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" title="briptu-norman-kamaru-masih-belum-mengungguli-download-video-sinta-dan-jojo" width="300" height="224" class="aligncenter size-medium wp-image-198" /></a></p>
<p>Aksi fenomenal dari semua pesohor instan tersebut ternyata memiliki kesamaan, yakni menggunakan YouTube sebagai media publikasi. Melalui YouTube mereka mulai dikenal oleh masyarakat dan bahkan mungkin pemberitaan mengenai mereka menyaingi isu-isu politik yang sedang hangat. Seperti kisruh pembangunan gedung DPR yang baru atau soal penyanderaan WNI oleh perompak Somalia baru-baru ini.</p>
<p>YouTube memang dapat menjadi jalan bagi siapa saja untuk menjadi terkenal seperti halnya Briptu Norman dan lainnya. Siapa sangka, kegiatan yang berawal dari iseng-iseng ternyata menuai kepopuleran bagi mereka yang beruntung. So, apakah anda ingin mencoba dan menjadi selebriti dadakan berikutnya? (Gomz)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=196&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/04/15/populer-via-youtube/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/04/med_0804112119_briptu-norman-kamaru-dilirik-charly-st-12.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">med_0804112119_briptu-norman-kamaru-dilirik-charly-st-12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/04/briptu-norman-kamaru-masih-belum-mengungguli-download-video-sinta-dan-jojo.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">briptu-norman-kamaru-masih-belum-mengungguli-download-video-sinta-dan-jojo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sajak Malam</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/20/sajak-malam/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/20/sajak-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Mar 2011 17:43:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[asap]]></category>
		<category><![CDATA[cermin]]></category>
		<category><![CDATA[fragmen]]></category>
		<category><![CDATA[gamang]]></category>
		<category><![CDATA[guratan]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kening]]></category>
		<category><![CDATA[liar]]></category>
		<category><![CDATA[malam]]></category>
		<category><![CDATA[menjalar]]></category>
		<category><![CDATA[rapuh]]></category>
		<category><![CDATA[ruh]]></category>
		<category><![CDATA[sepi]]></category>
		<category><![CDATA[transendensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[hanya malam yang menghidupkanku peluk bertubi-tubi menghujam cermin yang rapuh; pecah memilah kata menjadi erang ketika fragmen-fragmen datang dari rangkaian waktu menyayat tipis di atas kulit berwarna kelabu gamang senantiasa menggumpal bersama asap dan genangan air kehitaman di sudut meja itu adalah transendensi ruhku menjalar-jalar liar pada permukaan dinding dan lantai, dingin, lalu membeku lalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=191&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/03/malam-gelap-jiwa.jpg"><img src="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/03/malam-gelap-jiwa.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="malam-gelap-jiwa" width="300" height="225" class="aligncenter size-medium wp-image-192" /></a></p>
<p>hanya malam yang menghidupkanku<br />
peluk bertubi-tubi menghujam cermin yang rapuh; pecah<br />
memilah kata menjadi erang ketika fragmen-fragmen datang dari rangkaian waktu<br />
menyayat tipis di atas kulit berwarna kelabu<br />
gamang senantiasa menggumpal bersama asap dan genangan air kehitaman di sudut meja itu</p>
<p>adalah transendensi ruhku menjalar-jalar liar pada permukaan dinding dan lantai, dingin, lalu membeku<br />
lalu guyuran tinta mampu menerjemahkan setiap guratan di kening kepala<br />
menjelmalah ia menjadi karat ketika sepi menjerat<br />
begitu sepi, hingga lupa begitu akrab dekat telinga</p>
<p>Dago, 21 Maret 2011 (00:36)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=191&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/20/sajak-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/03/malam-gelap-jiwa.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">malam-gelap-jiwa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jika Hati</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/15/jika-hati/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/15/jika-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Mar 2011 15:56:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[angka]]></category>
		<category><![CDATA[aspal]]></category>
		<category><![CDATA[berkas cahaya]]></category>
		<category><![CDATA[bernyawa]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[deras]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[ilalang]]></category>
		<category><![CDATA[jalan lain]]></category>
		<category><![CDATA[karang]]></category>
		<category><![CDATA[kasih]]></category>
		<category><![CDATA[kebanggaan]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[keresahan]]></category>
		<category><![CDATA[keteduhan]]></category>
		<category><![CDATA[lentera]]></category>
		<category><![CDATA[memanjang]]></category>
		<category><![CDATA[menurun]]></category>
		<category><![CDATA[senja]]></category>
		<category><![CDATA[serbuk]]></category>
		<category><![CDATA[sulur]]></category>
		<category><![CDATA[urat-urat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[jika aku ada hati tak ada angka memanjang di atas aspal hitam ini sampai ke tempat peraduanmu aku paksakan urat-urat di kepala sampai pecah tak bernyawa &#8211; juga di dada biar angin dingin menembus pori-pori punggung yang bungkuk menelan keluh ketika memar membekas dan peluh mengucur deras tak henti-hentinya jika aku jatuh hati menyalalah api [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=189&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>jika aku ada hati<br />
tak ada angka memanjang di atas aspal hitam ini sampai ke tempat peraduanmu<br />
aku paksakan urat-urat di kepala sampai pecah tak bernyawa &#8211; juga di dada<br />
biar angin dingin menembus pori-pori punggung yang bungkuk<br />
menelan keluh ketika memar membekas dan peluh mengucur deras tak henti-hentinya</p>
<p>jika aku jatuh hati<br />
menyalalah api di ujung lilin di atas altar<br />
menggumamkan pujian agar tak lagi terasa kerasnya hari-hari dimana kau menguras tenaga untuk menghancurkan ribuan karang<br />
sedikit demi sedikit, rangka itu terbangun<br />
lengan-lengan pilarnya akan menopang keteduhan<br />
kasih yang menjadi kebanggaan dibanding kilauan emas yang kau genggam</p>
<p>jika kau punya hati<br />
tak guna mendekam abadi &#8211; sunyi &#8211; dari pekatnya dinding egomu<br />
tulislah pada sulur-sulur ilalang itu, tiuplah serbuk pada ujung bunga biar terbawa angin, atau sampaikan saat senja menjadi batas pertemuan kita</p>
<p>&#8220;jalan lain mengiris di tepi jalan berbatu&#8221;<br />
ialah berkas-berkas cahaya, bukan ilusi<br />
bantu menyeret langkah keluar dari jerit-jerit keresahan<br />
lafalkanlah kata yang kelu itu sambil menjinjing lentera yang telah ku siapkan<br />
di ujung sana, akan tampak jalan yang menurun</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=189&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/15/jika-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kamar Tidur</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/14/kamar-tidur/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/14/kamar-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Mar 2011 08:15:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[gusar]]></category>
		<category><![CDATA[hatimu]]></category>
		<category><![CDATA[kamar tidur]]></category>
		<category><![CDATA[penyesalan]]></category>
		<category><![CDATA[telanjang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[kita bicara hingga larut di kamar tidur tanpa nyala lampu aku tak ingat kapan pertama menyentuh rambutmu? sengit bau keringat pekat ekstasi sesaat lalu kita lelap melupakan penyesalan seketika aku terjaga waktu masih menunjuk pukul dua kau masih telanjang hanya berselimutkan kenangan aku duduk menyudut tak lepas memerhatikanmu bising di luar, pinggirkan pikiranku yang gusar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=178&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kita bicara hingga larut di kamar tidur<br />
tanpa nyala lampu<br />
aku tak ingat kapan pertama menyentuh rambutmu?<br />
sengit bau keringat<br />
pekat ekstasi sesaat<br />
lalu kita lelap melupakan penyesalan<br />
<a href="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/03/300_4269971.jpg"><img src="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/03/300_4269971.jpg?w=497" alt="" title="300_426997"   class="alignnone size-full wp-image-181" /></a><br />
seketika aku terjaga<br />
waktu masih menunjuk pukul dua<br />
kau masih telanjang<br />
hanya berselimutkan kenangan</p>
<p>aku duduk menyudut<br />
tak lepas memerhatikanmu<br />
bising di luar, pinggirkan pikiranku yang gusar<br />
karena ku tahu<br />
aku tak akan bisa mendapatkan hatimu!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=178&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/14/kamar-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/03/300_4269971.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">300_426997</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Tepi Jalan</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/14/di-tepi-jalan/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/14/di-tepi-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Mar 2011 08:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[kesetiaan]]></category>
		<category><![CDATA[lelaki]]></category>
		<category><![CDATA[tepi jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[lelaki paruh baya menunggu di tepi jalan di antara lalu lalang kendaraan &#8220;mereka sedang berlomba&#8221; katanya untuk tujuan yang tak pernah sama lewat pukul enam, istrinya datang disambutnya ia dengan senyuman mereka pergi dan hilang dari pandangan lelaki paruh baya yang punya satu ikatan: kesetiaan tepi jalan Rancaekek, 11 Maret 2011 (16:20)<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=176&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>lelaki paruh baya menunggu di tepi jalan<br />
di antara lalu lalang kendaraan<br />
&#8220;mereka sedang berlomba&#8221; katanya<br />
untuk tujuan yang tak pernah sama</p>
<p>lewat pukul enam, istrinya datang<br />
disambutnya ia dengan senyuman<br />
mereka pergi dan hilang dari pandangan<br />
lelaki paruh baya yang punya satu ikatan: kesetiaan</p>
<p>tepi jalan Rancaekek, 11 Maret 2011 (16:20)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/176/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=176&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/14/di-tepi-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebatang Pohon Tua</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/09/sebatang-pohon-tua/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/09/sebatang-pohon-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 19:23:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[angga gomz]]></category>
		<category><![CDATA[daun]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[kesegaran]]></category>
		<category><![CDATA[koyak]]></category>
		<category><![CDATA[langit]]></category>
		<category><![CDATA[pohon tua]]></category>
		<category><![CDATA[rongga kayu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[hanya lembaran daun yang gugur menguning dan layu atau koyak disengat kilat yang datang tak tentu yang tak yakin: &#8220;haruskah ia peduli?&#8221; aku dan pohon itu &#8211; sama ditinggal keindahan, hilang kesegaran waktu hujan tiba, dan hening dari bunyi angin yang terjebak dalam rongga-rongga kayu hidupku, disayat ribuan gagak dan burung bangkai cemar oleh harapan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=171&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/03/pohon-tua-1024x768.jpg"><img src="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/03/pohon-tua-1024x768.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="pohon-tua-1024x768" width="300" height="225" class="alignright size-medium wp-image-172" /></a><br />
hanya lembaran daun yang gugur<br />
menguning dan layu<br />
atau koyak disengat kilat<br />
yang datang tak tentu<br />
yang tak yakin: &#8220;haruskah ia peduli?&#8221;</p>
<p>aku dan pohon itu &#8211; sama<br />
ditinggal keindahan, hilang kesegaran waktu hujan tiba,<br />
dan hening dari bunyi angin yang terjebak dalam rongga-rongga kayu</p>
<p>hidupku,<br />
disayat ribuan gagak dan burung bangkai<br />
cemar oleh harapan menggapai langit dibalik awan itu</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=171&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/03/09/sebatang-pohon-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/03/pohon-tua-1024x768.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pohon-tua-1024x768</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hawa Dingin</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/02/12/hawa-dingin/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/02/12/hawa-dingin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 07:28:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Saduran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[dingin malam memang tak pernah mau menegurmu, dan membiarkanmu telanjang; berdiri saja di sudut itu dan memberntakku, &#8220;ia hanya bayang-bayang!&#8221; &#8220;Bukan, ia tulang rusukku,&#8221; sahutku sambil menyaksikannya mendadak menyebar keseluruh kamar &#8211; yang tersisa tinggal abu sesudah kita habis terbakar Sapardi Djoko Damono dari: Pikiran Rakyat tahun 2000<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=166&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/02/122.jpg"><img src="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/02/122.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" title="12" width="300" height="199" class="alignright size-medium wp-image-169" /></a><br />
dingin malam memang tak pernah mau<br />
menegurmu, dan membiarkanmu telanjang;<br />
berdiri saja di sudut itu<br />
dan memberntakku, &#8220;ia hanya bayang-bayang!&#8221;</p>
<p>&#8220;Bukan, ia tulang rusukku,&#8221; sahutku<br />
sambil menyaksikannya mendadak menyebar<br />
keseluruh kamar &#8211; yang tersisa tinggal abu<br />
sesudah kita habis terbakar</p>
<p>Sapardi Djoko Damono<br />
dari: Pikiran Rakyat tahun 2000</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=166&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2011/02/12/hawa-dingin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2011/02/122.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">12</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ilmu Yang Menjadi Fardhu &#8216;Ain</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2010/09/08/ilmu-yang-menjadi-fardhu-ain/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2010/09/08/ilmu-yang-menjadi-fardhu-ain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Sep 2010 17:51:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Saduran]]></category>
		<category><![CDATA[Fardhu 'Ain]]></category>
		<category><![CDATA[Ihya 'Ulumuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Al-Ghazzali]]></category>
		<category><![CDATA[Kewajiban]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=153</guid>
		<description><![CDATA[Nabi SAW bersabda, &#8220;Menuntu ilmu wajib bagi setiap Muslim.&#8221; Beliau juga bersabda, &#8220;Carilah ilmu (sekalipun) hingga negeri Cina.&#8221; Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang cabang ilmu yang fardhu &#8216;ain bagi seorang Muslim. Tidak kurang dari dua puluh kelompok yang berbeda pendapat dalam masalah ini. Para ahli kalam (mutakallim, atau ahli teologi skolastik) berkata bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=153&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nabi SAW bersabda, <em>&#8220;Menuntu ilmu wajib bagi setiap Muslim.&#8221;</em> Beliau juga bersabda, <em>&#8220;Carilah ilmu (sekalipun) hingga negeri Cina.&#8221;</em> </p>
<p><a href="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2010/09/p_islamic_science_ihya_ulumuddin1.jpg"><img src="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2010/09/p_islamic_science_ihya_ulumuddin1.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" title="Ihya Ulumuddin" width="300" height="300" class="alignright size-medium wp-image-155" /></a></p>
<p>Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang cabang ilmu yang fardhu &#8216;ain bagi seorang Muslim. Tidak kurang dari dua puluh kelompok yang berbeda pendapat dalam masalah ini. Para ahli kalam (<em>mutakallim</em>, atau ahli teologi skolastik) berkata bahwa ilmu kalam-lah yang fardhu &#8216;ain bagi setiap Muslim, karena dengan ilmu itu mereka mengetahui keesaan Tuhan (<em>Tauhid</em>), zat serta sifat-Nya. Para faqih (ahli fiqih, jamaknya <em>fuqaha</em>) mengatakan bahwa ilmu fiqh-lah yang fardhu &#8216;ain karena dengan pertolongannya perkara ibadah, urusan dunia, dan hal-hal haram serta halal dapat diketahui dan dipahami. Para ahli hadis (<em>muhadits</em>, jamaknya <em>muhaditsin</em>, kaum tradisionlais) mengklaim bahwa ilmu tentang Quran dan Sunnah Rasulullah SAW adalah fardhu &#8216;ain. Para sufi berkata bahwa tasawuf-lah ilmu yang dimaksud, dan demikian seterusnya. Abu Thalib al Makki menyebutkan bahwa pengetahuan mengenai rukun Islam yang lima sebagai ilmu yang fardhu &#8216;ain bagi setiap orang Muslim.</p>
<p>Ada dua jenis ilmu dalam Islam, yaitu ilmu agama praktis (<em>mu&#8217;amalah</em>) dan ilmu tentang hal-hal yang ghaib atau hal-hal yang spititual (<em>mukasyafah</em>). Ilmu yang wajib diketahui, dikuasai dan dijalankan oleh setiap hamba Allah yang berakal dan dewasa terkait dengan tiga hal: akidah, tindakan/amal/perbuatan dan larangan. Misalnya, ketika seseorang yang berakal sehat mencapai pubertas atau balig, maka wajib baginya mempelajari dua kalimah syahadah atau kesaksian &#8220;<em>Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad pesuruh dan utusan Allah.</em>&#8221; Namun, mengetahui makna yang batiniah tidak wajib baginya. Ia harus meyakini tanpa keraguan dan tanpa dalil. Nabi SAW pertama-tama hanya mengisyaratkan Islam dan Iman diterima serta diakui secara verbal oleh orang Arab. Apa yang diwajibkan atas mereka pada waktu itu sudah dipenuhi. Setelah itu, pengetahuan tentang kewajiban yang harus dilakukan menjadi fardhu atas mereka.</p>
<p>Kewajiban ini berhubungan dengan tindakan dan larangan.</p>
<p>&gt; <strong>Mengenai Tindakan</strong>:<br />
Jika pada seorang Muslim datang waktu shalat Dzuhur, maka wajib baginya mengetahui terlebih dahulu bagaimana tata cara melakukan shalat Dzuhur itu dan mewujudkan pengetahuannya itu ke dalam tindakan. Ini juga berlaku pada shalat-shalat lainnya. Jika datang bulan Ramadhan kepadanya, wajib pula bagi seorang Muslim mengetahui aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan puasa Ramadhan lalu menjalankannya. Demikian pula haji, zakat, dan kewajiban-kewajiban lain yang diperintahkan Allah dan yang mengikat kaum Muslim.</p>
<p>&gt; <strong>Mengenai Larangan</strong>:<br />
Ia bergantung pada keadaan dan kejadian baru, dan bergantung pada konteksnya. Tidak wajib, misalnya, bagi seorang tunanetra mengetahui obyek pengelihatan mana yang terlarang (<em>haram</em>). Mengetahui sesuatu tidak wajib atas seorang Muslim yang tidak membutuhkannya. Jika sudah menerima Islam seseorang mengenakan pakaian sutera, merampas hak orang lain, atau melihat seorang wanita bukan mahram dengan penuh nafsu, maka ia harus mengetahui bagaimana membatasi dan menjaga diri dari hal-hal tersebut.</p>
<p>Tentang keinmanan dan perbuatan hati, mengetahui keadaan hati atau pengetahuan hati adalah wajib bagi seorang Muslim. Jadi, kalau seorang Muslim merasa ragu dalam hatinya tentang arti dan makna dua kalimah syahadat, maka wajiblah baginya mempelajari hal-hal yang dapat menghilangkan keraguan itu. Ketika suatu kewajiban mengikat diri seseorang (seorang Muslim), maka memperoleh pengetahuan tentangnya juga mengikat orang yang bersangkutan. Jika seorang tidak atau belum bebas dari rasa benci, iri dan dengki, maka wajib baginya mempelajari sebagian dari kejahatan-kejahatan seperti yang diuraikan dalam bab tentang kejahatan-kejahatan yang membinasakan. Bagaimana mempelajari hal itu tidak menjadi wajib bagi kita jika Rasulullah SAW pernah bersabda, &#8220;<em>Tiga perkara yang membinasakan manusia, yaitu kikir yang ditaati, nafsu yang diikuti, dan rasa agul-diri.</em>&#8220;? Kejahatan-kejahatan lainnya mengikuti tiga kejahatan utama itu. Wajib hukumnya menghilangkan kejahatan-kejahatan ini dari hati kita. Jika seseorang telah mengaku kebenaran Islam, maka wajib baginya iman pada adanya Surga, Neraka, Hari Kebangkitan, Hari Perhitungan (<em>Hisab</em>). Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap Muslimin dan Muslimat.&#8221; Beliau tidak memerintahkan mempelajari Alif, Lam atau Mim tetapi mempelajari ilmu tentang amal dan tindakan. Ketika berbagai amal secara berangsur-angsur diwajibkan atasnya, maka memperoleh pengetahuan tentang berbagai kewajiban itu berangsur-angsur menjadi wajib pula baginya.</p>
<p><strong>Disadur dari: Ihya &#8216;Ulumuddin; Buku Pertama oleh Imam Al-Ghazzalli<br />
Penerbit: Marja Bandung<br />
Tahun: 2003</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/153/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/153/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/153/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=153&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2010/09/08/ilmu-yang-menjadi-fardhu-ain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggawijaya.files.wordpress.com/2010/09/p_islamic_science_ihya_ulumuddin1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ihya Ulumuddin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa Belum Menikah Juga?</title>
		<link>http://anggawijaya.wordpress.com/2010/08/24/kenapa-belum-menikah-juga/</link>
		<comments>http://anggawijaya.wordpress.com/2010/08/24/kenapa-belum-menikah-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Aug 2010 13:00:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gomz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Saduran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggawijaya.wordpress.com/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Belum menikah karena&#8230;? 1. Belum Kerja Inilah masalah klasik seputar menikah, terutama bagi pihak pemuda. Ketika sudah merasa cocok dengan seorang muslimah, dan jika ditunda-tunda bisa berakibat buruk, ternyata si Pemuda belum punya pekerjaan untuk menghidupi keluarga kelak. &#8220;Mau dikasih makan apa anak dan istri kamu, dikasih cinta doang?&#8221;. Begitulah perkataan sinis yang senantiasa terngiang-ngiang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=144&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belum menikah karena&#8230;? </p>
<p><strong>1. Belum Kerja </strong><br />
Inilah masalah klasik seputar menikah, terutama bagi pihak pemuda. Ketika sudah merasa cocok dengan seorang muslimah, dan jika ditunda-tunda bisa berakibat buruk, ternyata si Pemuda belum punya pekerjaan untuk menghidupi keluarga kelak. &#8220;Mau dikasih makan apa anak dan istri kamu, dikasih cinta doang?&#8221;. Begitulah perkataan sinis yang senantiasa terngiang-ngiang ditelinganya. Seorang laki-laki memang merupakan tulang punggung dalam sebuah keluarga. Menghidupi seluruh anggota keluarga adalah tanggung jawabnya.<br />
Rasulullah bersabda, yang artinya, <em>&#8220;Bertaqwalah kepada Allah dalam memperlakukan wanita. Sebab kamu mengambilnya dengan amanat Allah dan farjinya menjadi halal bagi kamu dengan kalimat Allah. (Menjadi) kewajiban kamu untuk memberi rizki dan pakaiannya dengan cara yang baik.</em>&#8221; (HR. Muslim)<br />
Dengan demikian, penghasilan dalam suatu keluarga memang diperlukan. Namun sebenarnya tidak berarti belum kerja kemudian tidak boleh menikah. Allah Subhanahu wata&#8217;ala berfirman, yang artinya, <em>&#8220;Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian (belum menikah) diantara kamu, dan orang-orang yang layak menikah dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah maha luas (pemberian-Nya) lagi maha mengetahui.&#8221;</em> (Surat An-Nur: 32)<br />
Penghasilan bisa dicari setelah menikah. Yang pertama kali harus dilakukan adalah percaya dan yakin akan janji Allah pada firman-Nya di atas. Tak sedikit pemuda yang susah mencari kerja sebelum menikah, tapi setelah menikah ternyata banyak tawaran kerja dan peluang kerja. Sebagai persiapan sebelum menikah, kesungguhan dalam menuntut ilmu dunia agar kelak mudah mendapatkan penghidupan yang baik pula untuk dilakukan. Walaupun tak selamanya relevan, kuliah yang baik dan prestasi yang bagus masih merupakan suatu modal yang dapat diandalkan dalam mencari kerja. Bagaimana kalau kuliah sudah terlanjur tidak karuan? Jika sudah begini perlu juga pegang prinsip bahwa pekerjaan kelak tidak harus sesuai dengan bidang yang dipelajari saat ini. Banyak yang dapat rejeki lumayan dari bekerja dalam suatu bidang yang dulu tidak pernal dipelajari dalam jenjang pendidikan formal.<br />
Persiapan lain yang bisa dilakukan adalah kuliah sambil kerja. Sembari menabung, juga bisa untuk jaga-jaga apabila ketika lulus nanti tidak langsung diterima bekerja sesuai bidang yang dipelajari. </p>
<p><strong>2. Belum Lulus </strong><br />
Berbeda dengan yang pertama, masalah yang satu ini bisa menjadi penghalang bagi pihak pemuda dan pemudi. Mungkin seseorang sudah bekerja atau sudah punya prinsip untuk mencari kerja setelah menikah namun ia ragu untuk menikah gara-gara belum lulus kuliah. Bisa jadi pula yang punya alasan seperti ini sang pemudi pujaan hatinya. Bayangan kuliah sambil menikah baginya tampak menyeramkan. Kuliah sambil mengurus diri sendiri saja sudah repot apalagi jika harus ditambah tanggung jawab mengurus orang lain. Ditambah kalau si buah hati sudah lahir dan belum juga lulus kuliah, tampaknya akan tambah repot.<br />
Sebenarnya, menikah tidaklah selalu mengganggu kuliah. Malahan hadirnya pendamping hidup baru bisa menambah semangat untuk belajar. Bisa jadi, sebelum menikah malas-malasan belajarnya, ketika sudah menikah malah tambah semangat dan tambah rajin untuk belajar. Tidak sedikit yang mengalami perubahan demikian, apalagi secara peraturan akademik seorang mahasiswa sudah diperbolehkan untuk menikah. Seorang mahasiswa sudah tidak dianggap ABG (Anak Baru Gede) lagi, tapi AUG (Anak Udah Gede) alias sudah dewasa. Seorang yang sudah dewasa dianggap sudah bisa bertanggung jawab apa yang menjadi pilihan hidupnya.<br />
Memang benar kita dituntut untuk tetap buat persiapan jika mengambil jalan menikah di saat masih kuliah. Yang pertama harus disadari adalah bahwa hidup berkeluarga adalah berbeda dengan hidup sendirian. Tidak pantas jika orang yang sudah menikah tetap bebas, lepas, menelantarkan keluarganya sebagaimana dulu bisa ia lakukan ketika masih lajang. Orang yang menikah sambil kuliah juga harus pandai-pandai<br />
mengatur waktu antara tanggung jawabnya dalam keluarga dan dalam belajar. Selain waktu, manajemen pemikiran juga solid, karena begitu menikah masalah-masalah dulu yang belum ada mendadak bermunculan secara serentak. Bagaimana memahami pasangan hidup baru, bagaimana jika hamil dan melahirkan, bagaimana mendidik anak, bagaimana mencari rumah -nebeng mertua atau cari kontrakan-, bagaimana bersikap kepada mertua, tetangga dan lain-lain, apalagi masih harus memikirkan pelajaran.<br />
Pusing? Semoga tidak. Sebenarnya menikah sambil kuliah bisa disiapkan sejak hari ini, bahkan juga sudah sejak SD. Modal awalnya adalah manajemen diri sendiri. Ketika seorang sudah sejak dahulu berlatih untuk hidup mandiri, akan mudah baginya untuk hidup berkeluarga. Misalnya saja sudah sejak SD bisa mencuci pakaian dan piring sendiri, mengatur waktu belajar, berorganisasi, dan bermain, mengatur keuangan sendiri, dan sebagainya. Kesiapan juga bisa diraih jika seseorang biasa menghadapi dan memecahkan problem hidupnya. Karena itu perlu organisasi dan bersaudara dengan orang lain, saling mengenal, memahami orang lain dan membantu kesulitannya. </p>
<p><strong>3. Belum Cocok </strong><br />
Mungkin pula sudah lulus, sudah kerja, sudah berusaha cari calon pasangan tapi merasa belum menemukan pasangan yang cocok, sehingga belum jadi menikah pula, padahal sudah hampir tidak tahan! Ini juga merupakan masalah yang bisa datang dari kedua belah pihak, baik pihak pemuda maupun pemudi. Kecocokan memang diperlukan. Yang jadi pertimbangan dasar dan awal tentu saja faktor agama, yaitu aqidah dan akhlaknya. Allah berfirman, yang artinya: <em>&#8220;Mereka (perempuan-perempuan mukmin) tidak halal bagi laki-laki kafir. Dan laki-laki kafir pun tidak halal bagi mereka.&#8221;</em> (Al-Mumtahanah: 10) Rasulullah juga bersabda, <em>&#8220;Wanita itu dinikahi karena 4 hal: karena kecantikannya, karena keturunannya, karena kekayaannya dan karena agamanya. Menangkanlah dengan memilih agamanya maka taribat yadaaka (kembali kepada fitrah atau beruntung).&#8221;</em> (HR. Al-Bukhari, Muslim dan lain-lain).<br />
Keadaan yang lain adalah nomor dua setelah pertimbangan agama. Namun kebanyakan di sinilah ketidakcocokannya. Sudah dapat yang agamanya bagus tapi kok nggak cocok pekerjaannya, nggak cocok latar belakang pendidikannya, nggak cocok hobinya, warna matanya kok begitu, pakai kacamata, kok hidungnya dan lain-lain. Kalau mau mencari kekurangan tiap orang pasti punya kekurangan karena tidak ada manusia yang diciptakan secara sempurna. Sudah cantik, kaya, keturunan bangsawan, pandai, rajin, keibuan, penyayang, tidak pernah berbuat salah.<br />
Ketika seorang pemuda atau pemudi sudah mau menikah, memang seharusnya cari tahu dulu tentang calon pasangan hidupnya ke sahabatnya, saudaranya atau ustadznya atau yang lainnya, baik kelebihan maupun kekurangannya. Jika sudah tahu, tanyakan pada diri sendiri, apakah bisa menerima dan memaklumi kekurangan serta kelebihan si dia? Rasulullah bersabda, yang artinya, <em>&#8220;Janganlah seorang mukmin laki-laki membenci mukmin perempuan. Bila dia membencinya dari satu sisi, tapi akan menyayang dari sisi lain.&#8221;</em> (HR.Muslim)<br />
Jadi, jangan hanya melihat kekurangannya saja, tapi juga perlu melihat kelebihannya. Ketika kekurangan sudah bisa diterima, kelebihan akan lebih bisa menimbulkan perasaan suka. Karena itu, jangan sampai sulit nikah karena di bikin sendiri. </p>
<p><strong>4. Belum Mantap </strong><br />
Masalah satu ini juga bisa terjadi pada tiap orang pihak pemuda, pihak pemudi, baik yang sudah kerja atau yang belum, baik sudah lulus atau belum. Pertama kali, perlu diselidiki belum mantapnya itu karena apa, karena tak sedikit yang beralasan belum mantap, ketika ditelusuri larinya juga menuju ketiga masalah &#8216;belum&#8217; di atas.<br />
Namun ada juga yang belum mantap karena memang merasa persiapan dirinya kurang, baik ilmu tentang pernikahan, keluarga atau pernik-pernik di sekitarnya. Orang seperti ini malah tidak memusingkan masalah ketiga &#8216;belum&#8217; di atas, karena memang dia merasa belum siap dan belum mampu. Solusinya tidak lain adalah memantapkan dan mempersiapkan diri. Hal ini bisa ditempuh lewat menuntut ilmu tentang pernikahan dan keluarga, baik dengan menghadiri pengajian, yang membahas masalah tersebut atau dengan membaca buku-buku mengenainya. Penting pula untuk menimba pengalaman kepada orang yang sudah menikah, karena kadang-kadang buku-buku dan ceramah ilmiah dan formal tidak membahas masalah praktis yang detail yang diperlukan agar siap menikah. </p>
<p>Author: Unknown<br />
&#8220;Purcahyadi&#8221; cahyadi@rg.co.id<br />
Di <em>copy</em> dari: http://pdfcatch.net/view/aHR0cDovL3RhdXppeWFoLmNvbS93cC1jb250ZW50L3VwbG9hZHMvMjAwNy8wOC9uaWthaC5wZGY=</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggawijaya.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggawijaya.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggawijaya.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggawijaya.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggawijaya.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggawijaya.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggawijaya.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggawijaya.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggawijaya.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggawijaya.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggawijaya.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggawijaya.wordpress.com/144/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggawijaya.wordpress.com/144/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggawijaya.wordpress.com/144/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggawijaya.wordpress.com&amp;blog=2491077&amp;post=144&amp;subd=anggawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggawijaya.wordpress.com/2010/08/24/kenapa-belum-menikah-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/93c83219b3097d6bbbe3a0d99de44b57?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Gomz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
